Ketua BSN China Sebut Bitcoin Skema Ponzi Terbesar dalam Sejarah Manusia

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Di tengah Pemerintah China yang terus merayakan penurunan besar-besaran pasar cryptocurrency tahun ini, seorang ahli blockchain lokal utama menyebut kripto sebagai skema Ponzi.

Melansir dari Cointelegraph, Selasa (28/6/2022), Yifan He, CEO Red Date Technology, sebuah perusahaan teknologi besar yang terlibat dalam pengembangan proyek blockchain besar China yang disebut Blockchain Service Network (BSN) telah menulis artikel baru yang ditujukan untuk berbagai jenis cryptocurrency dan sifatnya yang seharusnya seperti Ponzi.

Diterbitkan di surat kabar lokal The People's Daily pada hari Minggu lalu, karya tersebut menyebut cryptocurrency pribadi sebagai "skema Ponzi terbesar dalam sejarah manusia."

Penulis menyebutkan keruntuhan jaringan Terra, dengan token asli Terra (LUNA) sekarang dikenal sebagai Luna Classic (LUNC) jatuh 99% dan stablecoin TerraUSD Classic (USTC) algoritmik kehilangan nilai pasak 1:1 terhadap dolar Amerika Serikat pada Mei 2022.

Dia juga mengkritik konsep mata uang virtual yang semakin populer yang dikenal sebagai X-to-earn, mengacu pada proyek move-to-earn atau play-to-earn, menyebut model itu sebagai "strategi phishing."

Ketua BSN juga menyebutkan beberapa kritik terkenal terhadap Bitcoin (BTC) oleh pendiri Microsoft Bill Gates dan investor legendaris Warren Buffett.

Sumber: suara.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan